RHN FM 107 MHz
Trending Topik pilihan
Kembali ke daftar berita
Gambar berita: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Enam Bandara Ditutup Sementara Akibat Sebaran Abu Vulkanik
Sosial

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Enam Bandara Ditutup Sementara Akibat Sebaran Abu Vulkanik

Admin 9 September 2026 17:09 17 dilihat 0 komentar
Abu Vulkanik Bandara BMKG Erupsi Gunung Anak Krakatau PVMBG Transportasi Udara

Jakarta — Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali meningkat dan menyebabkan gangguan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat, terutama sektor transportasi udara. Sebaran abu vulkanik akibat erupsi membuat beberapa bandara harus melakukan penutupan sementara demi menjaga keselamatan penerbangan.

Berdasarkan informasi terbaru, sebanyak enam bandara terdampak oleh penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penutupan sementara dilakukan terhadap sejumlah bandar udara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan beberapa bandara lain yang berada dalam jalur sebaran abu vulkanik.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa abu vulkanik terpantau menyebar ke beberapa wilayah seperti Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan citra satelit. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena abu vulkanik dapat membahayakan sistem mesin pesawat apabila masuk ke area penerbangan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada tingkat Level III atau Siaga. Meskipun aktivitas erupsi menerus mengalami penurunan, potensi terjadinya erupsi susulan masih tetap ada sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

Pemerintah melalui instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas gunung api tersebut. Masyarakat di sekitar wilayah terdampak juga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Sementara itu, pengguna jasa penerbangan diminta melakukan pengecekan ulang jadwal keberangkatan melalui maskapai masing-masing karena kondisi operasional bandara dapat berubah mengikuti perkembangan penyebaran abu vulkanik.

Hingga saat ini, pemerintah memastikan pemantauan terhadap Gunung Anak Krakatau terus dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan aktivitas vulkanik maupun dampaknya terhadap masyarakat.

Komentar

0